TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) terus memperkuat arah pembangunan berbasis ekonomi hijau.
Upaya ini diwujudkan dengan mendorong optimalisasi potensi sumber daya alam (SDA) secara berkelanjutan melalui sejumlah program strategis.
Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Litbang Kaltara, Dian Suryanata, mengatakan pihaknya tengah menyusun berbagai rencana aksi yang berpihak pada lingkungan, termasuk blueprint pembangunan ekonomi biru di Kaltara.
“Kita sedang menyusun cetak biru pembangunan ekonomi biru di Kaltara, yang akan menjadi pedoman untuk memperkuat pengelolaan SDA secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dian menjelaskan, konsep ekonomi biru menjadi bagian penting dari arah pembangunan rendah karbon yang mulai diterapkan di berbagai sektor, baik kelautan, energi, maupun industri.
“Tahun depan rencananya akan kita laksanakan implementasi dari cetak biru tersebut,” tambahnya.
Selain ekonomi biru, Bappeda Litbang Kaltara juga menyiapkan penyusunan Pembangunan Rendah Karbon Daerah Indonesia (PRKDI). Program ini menjadi langkah konkret pemerintah provinsi dalam mewujudkan ekonomi hijau sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
“PRKDI akan memuat konsep-konsep pembangunan rendah karbon, termasuk integrasi energi terbarukan seperti listrik tenaga surya,” jelas Dian.
Ia menegaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Kaltara dalam mendukung target nasional penurunan emisi gas rumah kaca.
“Bappeda dan Litbang Kaltara berperan aktif dalam penyusunan PRKDI sebagai upaya daerah menurunkan emisi sesuai target nasional,” katanya.
Selain itu, Bappeda Litbang Kaltara akan melanjutkan pelaksanaan Transfer Anggaran Pemerintah Berbasis Ekologi (TAPE), sebuah inovasi kebijakan fiskal yang mengintegrasikan prinsip ekologi dalam pengelolaan keuangan daerah.
“TAPE merupakan program unggulan Pemprov Kaltara yang sudah kita canangkan sejak 2019, dan terus diperkuat dalam arah pembangunan daerah ke depan,” pungkasnya.(rdk)

















