TANJUNG SELOR – Yayasan Faqih Hasan Centre Kabupaten Bulungan mengelar rangkaian lomba dengan melibatkan warga istimewa di Bulungan yakni peserta distabilitas.
Pelaksanaan kegiatan ini bertempat di Jalan Cendana Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor, Sabtu (29/8/2026).
Hadir dalam kegiatan ini, wakil ketua DPRD Bulungan, Tasa Gung. Lewat sambutan resminya, Tasa menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa bagi peserta distabilitas di Kabupaten Bulungan. Di tengah rasa haru dan bangga dirinya menyaksikan peserta distabilitas menampilkan lomba dan karya kreasi yang dimiliki. Mereka melaksanakan kegiatan itu dengan penuh ceriah dan sukacita ditengah keterbatasan yang dimiliki.
Lewat sambutanya, Tasa bilang jangan patah semangat terus tumbuh dan berkreasi, karena akan ada banyak pihak yang peduli kepada kalian semua.
“Keterbatasan itu jangan dilihat sebagai kekurangan. Jangan minder kita memiliki keterbatasan yang sama, hanya saja ada yang kelihatan dan ada yang tidak kelihatan. Mari kita terus bersemangat, maksimalkan potensi yang ada dan jangan mau kalah dengan yang lain,” ucap Tasa memberi motivasi.
Apapun yang dimiliki saat ini merupakan anuggrah Tuhan, manusia tidak akan menolak dilahirkan seperti apa dan akan menjadi siapa. Namun, itu semua kehendak Yang Maha Kuasa bagi seluruh umatnya di dunia ini.
“Olehnya itu. Tugas kita bukan meratapi penyesalan akan tetapi mari bangkit dengan penuh semangat ditengah kekurangan dan keterbatasan kita,” tukasnya.
Melalui lembaga DPRD Bulungan, kata Tasa akan berdiskusi lebih lanjut mengenai apa saja yang diperlukan perhatian dari pemerintah yang akan disampaikan lewat DPRD.
“Tentunya kami juga akan mendorong apa yang akan menjadi kebutuhan-kebutuhan kita ke depan. Saya atas nama pribadi dan wakil ketua DPRD Bulungan merasa tersenutuh melihat semangat dan antusias anak-anak kita yang istimewa ini,” terangnya.
Harapan ke depan akan ada perhatian lebih bagi anak-anak istimewa yang mampu bangkit dan berkreasi seauai dengan potensi dan kelebihan yang mereka miliki.
Perhatian kepada anak-anak istimewa ini kata Tasa bukan berpatok pada peran pemerintah belaka, atau DPRD akan tetapi diperlukan juga dorongan dunia usaha guna berpartisipasi mendukung segala bentuk kegiatan anak-anak istimewa kaum distabilitas saat ini.(ns)

















