TANJUNG SELOR – Personel Polresta Bulungan terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan dalam kegiatan panen jagung bersama kelompok tani di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui PS Kasi Humas Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo mengatakan, kegiatan panen jagung tersebut dilaksanakan bersama Kelompok Tani Tunas Baru Satu yang diketuai oleh Norbertus.
Lahan pertanian yang menjadi lokasi panen berada di Jalan Poros Bulungan-Berau Kilometer 57, Kecamatan Tanjung Palas Timur.
Menurut Hadi, penanaman jagung tersebut telah dilakukan sejak Maret 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah. Setelah melalui proses perawatan selama beberapa bulan, tanaman jagung akhirnya memasuki masa panen pada Juni 2026.
“Penanaman dilakukan sejak bulan Maret lalu. Setelah beberapa bulan masa pertumbuhan dan pemeliharaan, pada bulan Juni ini sudah dapat dilakukan pemanenan,” ujarnya.
Dari lahan seluas sekitar 0,5 hektare, kelompok tani berhasil memanen kurang lebih 600 kilogram jagung varietas Hebat yang merupakan salah satu jenis benih unggul yang dikembangkan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.
Kegiatan panen tersebut tidak hanya menjadi wujud keberhasilan para petani dalam mengelola lahan pertanian, tetapi juga mencerminkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Polresta Bulungan berharap kolaborasi dengan kelompok tani dapat terus ditingkatkan guna mendorong produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bulungan. Selain itu, pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif.
Sementara itu, untuk hasil penjualan panen jagung tersebut masih dalam proses pendataan dan belum diketahui secara pasti nilai ekonominya. Namun demikian, hasil panen yang diperoleh diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kelompok tani serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani.(*)















